Karhutla Gunung Soputan Makin Meluas, 300 Hektare Hutan Lindung Dilalap Api
Radarjember.net – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan hutan lindung Gunung Soputan, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, belum juga padam.
Kobaran api yang muncul sejak Minggu (2/8) terus meluas hingga area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 300 hektare atau bahkan lebih.
Kondisi tersebut membuat upaya pemadaman semakin berat. Angin yang bertiup cukup kencang membuat api lebih mudah menjalar, sementara titik kebakaran terus muncul di sejumlah lokasi kawasan hutan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Minahasa Tenggara Julex Wanga mengatakan, pada Senin malam petugas masih menemukan sekitar empat hingga lima titik api. Kobaran yang muncul bergantian tersebut membuat personel harus bekerja ekstra untuk mencegah api semakin meluas.
“Penanganan karhutla Gunung Soputan dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan personel gabungan. Pemerintah daerah, TNI, Polri, kelompok pencinta alam, komunitas, hingga masyarakat turun membantu proses pemadaman dan pengendalian api,” katanya.
Sebelumnya, BPBD Minahasa Tenggara telah mengerahkan delapan kendaraan pemadam kebakaran ke lokasi. Namun, luas wilayah yang terbakar terus bertambah seiring sulitnya kondisi di lapangan.
Pada hari kedua kebakaran, luas area terdampak sempat diperkirakan berada di kisaran 50 hingga 100 hektare. Perkiraan tersebut kemudian meningkat drastis hingga sekitar 300 hektare ketika api terus menjalar ke kawasan hutan lindung.
Medan yang sulit dijangkau menjadi salah satu persoalan utama dalam proses pemadaman. Ditambah hembusan angin yang cukup kencang, kondisi tersebut membuat kobaran api sulit dikendalikan dan berpotensi menyebar ke area lainnya.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penanganan dan pendalaman pihak berwenang. Petugas masih berfokus pada upaya mengendalikan api sekaligus mencegah munculnya titik kebakaran baru.
Ancaman karhutla juga menjadi perhatian di tengah kondisi El Nino dan musim kemarau yang meningkatkan potensi kebakaran.
Halaman
Bagikan ke: