Senin, 10 Agustus 2026

:
:
Prabowo Dorong Investasi Besar di Pendidikan, Riset dan Inovasi Jadi Prioritas
Pendidikan
Prabowo Dorong Investasi Besar di Pendidikan, Riset dan Inovasi Jadi Prioritas

 

Radarjember.net – Presiden Prabowo Subianto mendorong peningkatan investasi di sektor pendidikan sebagai langkah penting untuk memperkuat kemampuan Indonesia dalam bidang riset dan inovasi.

Menurutnya, kualitas pendidikan menjadi fondasi utama untuk melahirkan sumber daya manusia yang mampu menciptakan terobosan di bidang sains dan teknologi.

Komitmen tersebut disampaikan Prabowo saat bertemu dengan sekitar 150 peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (6/8).

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi para peneliti untuk memamerkan berbagai hasil riset yang dinilai berkaitan dengan kebutuhan strategis Indonesia.

Prabowo menilai peningkatan anggaran penelitian membutuhkan dukungan pembiayaan yang tidak sedikit. Karena itu, pemerintah akan terus mencari ruang fiskal melalui penghematan anggaran, perbaikan tata kelola, serta upaya mencegah praktik korupsi dan kebocoran anggaran.

Investasi pendidikan juga tidak hanya diarahkan pada peningkatan anggaran riset. Pemerintah menaruh perhatian pada peningkatan kualitas pendidikan secara menyeluruh, mulai dari perbaikan fasilitas sekolah hingga pengembangan sekolah unggulan dan kerja sama dengan perguruan tinggi terbaik dunia.

Langkah tersebut diharapkan mampu menghasilkan sumber daya manusia Indonesia yang kuat dalam sains dan teknologi sekaligus memiliki kemampuan untuk bersaing di tingkat global. Pendidikan pun ditempatkan sebagai salah satu fondasi penting dalam membangun kapasitas riset nasional.

Dorongan tersebut sejalan dengan arahan Prabowo kepada BRIN agar memperkuat penelitian di berbagai sektor yang memiliki kaitan langsung dengan kebutuhan nasional. Dalam pertemuan itu, lebih dari 150 peneliti memamerkan hasil riset di sejumlah bidang, mulai dari energi, pangan, kesehatan, pertahanan, lingkungan, pendidikan hingga teknologi kedirgantaraan.

Kepala BRIN Arif Satria mengatakan Presiden memberikan perhatian khusus terhadap penelitian yang dapat memperkuat kemandirian Indonesia.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah pengembangan teknologi energi serta inovasi alternatif yang dapat menjadi pengganti LPG.

Penguatan riset dan inovasi tersebut dinilai penting di tengah perkembangan teknologi yang berlangsung cepat.

Indonesia membutuhkan kemampuan untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat dan memperkuat kemandirian nasional.

Melalui peningkatan investasi pendidikan dan riset, pemerintah berharap kualitas sumber daya manusia Indonesia semakin kuat. Pada saat yang sama, hasil penelitian diharapkan mampu melahirkan inovasi yang memperkuat daya saing dan kemandirian Indonesia menghadapi perubahan teknologi serta dinamika global.

 

Penulis: Royhan Aditya Halimi

Bagikan ke:

Berita Terkait