Hanya 80-an Lin Kuning Jember yang Laik Jalan, Lainnya Bagaimana?
JEMBER, Radarjember.net - Menjamurnya ojek online (ojol) tak membuat angkutan kota (angkot) di Jember berhenti beroperasi. Keberadaannya memang masih ada di tengah gempuran tersebut. Namun, dari waktu ke waktu, angkot yang sering disebut warga Jember sebagai lin kuning itu mengalami penurunan penumpang.
Dinas Perhubungan (Dishub) Jember mencatat, terdata lebih dari 400 angkot pada 2022 lalu. Namun, setelah pandemi Covid-19, jumlahnya menurun. Data terakhir ada sekitar 220 lin kuning. Dari jumlah itu, lin yang masih beroperasi sekitar 100-an.
Meski demikian, ratusan lin kuning itu masih tak patuh. Hal itu diketahui dari jumlah lin kuning yang melakukan uji KIR atau uji kendaraan bermotor. Hasilnya. lebih dari separuh jumlah lin kuning tak laik jalan.
“Yang melakukan uji KIR sangat terbatas. Kurang dari 80-an yang sudah melakukan Uji KIR (dinyatakan,Red) laik jalan,” ungkap Kepala Dishub Jember Agus Wijaya, Selasa (23/4).
Jumlah itu menunjukkan lin kuning yang beroperasi di jalan raya banyak tak laik jalan. Akan tetapi, para pengemudi nampaknya masih abai. Sebab, kendaraan tak laik jalan itu juga masih terus beroperasi hingga kini.
Ancaman keselamatan di seperti dipermainkan. Padahal, kelaikan jalan menjadi salah satu faktor penentu keselamatan pengemudi, penumpang dan pengguna jalan lainnya
Keluhan Pengemudi Lin Kuning..
Halaman
Bagikan ke: