Selasa, 24 Maret 2026

:
:
Drumband Jember Gelar Seleksi Fisik, Dua Calon Atlet Gugur di Hari Pertama
Drumband Jember Gelar Seleksi Fisik, Dua Calon Atlet Gugur di Hari Pertama

AJUNG, Radarjember.net – Sebanyak 45 calon atlet mengikuti seleksi fisik Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Jember, akhir pekan kemarin.

Seleksi yang digelar selama dua hari di Stadion Jember Sport Garden (JSG) Ajung ini untuk mempersiapkan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim X tahun 2027.

Tahap ini menjadi penentu awal untuk mengukur kesiapan fisik para calon atlet sebelum masuk pembinaan lebih intensif.

Para calon atlet yang mengikuti seleksi ini merupakan atlet yang telah lolos tahap awal beberapa pekan lalu di GOR PKPSO Kaliwates Jember.

Pada hari pertama, tercatat 22 putra dan 23 putri mengikuti rangkaian tes. Fokus utama seleksi kali ini adalah membangun fondasi fisik sebagai dasar sport marching.

“Untuk saat ini, calon atlet diseleksi terutama fisik dulu. Ini untuk membentuk dan membangun fisik mereka,” ujar Manager Tim Drumband Rizky Setyobudi.

Materi hari pertama menitikberatkan pada uji ketahanan atau endurance. Para peserta menjalani lari berdurasi 12 menit.

Dilanjutkan tes kekuatan dan ketangkasan seperti sit up, push up, hingga plank. Latihan ini menjadi standar dasar karena atlet dituntut memiliki kekuatan tubuh menyeluruh saat membawa alat musik.

“Itu sudah memang dasar dari teknik kami di PDBI Jember. Maka atlet harus kuat semua. Baik upper body, lower body, kemudian lengan untuk membawa instrumen,” jelasnya.

Memasuki hari kedua, seleksi berlanjut pada teknik jalan cepat untuk nomor Lomba Baris Jarak Pendek (LBJP) yang biasanya dipertandingkan.

Materi ini dinilai cukup menantang karena atlet harus menjaga ritme langkah tanpa boleh berlari, meski tetap dituntut memiliki stamina prima.

“Yang dicari tetap endurance-nya. Karena nanti saat LBJP dilombakan, mata lombanya ada 400 meter, 600 meter, dan 800 meter,” katanya.

Jumlah peserta pun mulai berkurang pada hari kedua. Dari 23 peserta putri, dua orang mengundurkan diri karena alasan kesehatan sehingga tersisa 21 putri.

Sementara jumlah putra tetap 22 orang. Dari seluruh peserta tersebut nantinya hanya akan diambil 11 putra dan 11 putri sesuai ketentuan.

“Memang ada riwayat penyakit, jadi kami konfirmasi gugur karena mengundurkan diri,” ungkap Rizky.

Hasil seleksi akan diumumkan secara langsung sesuai standar operasional prosedur yang telah diterapkan.

Atlet yang lolos akan dibina sepanjang 2026 dan 2027 agar semakin matang menghadapi Porprov tahun depan.

Mereka juga dituntut mampu memainkan berbagai instrumen karena akan turun di belasan mata lomba. Mulai dari color guard, brass, perkusi hingga front ensemble.

“Tahun ini yang sudah lolos seleksi fisik akan terus dibina dan digembleng sampai matang,” pungkasnya. (kin)

Bagikan ke:

Berita Terkait