Senin, 18 Mei 2026

:
:
Cerita Satu Keluarga di Jember yang Hobi Bersepeda, Sudah Explore Indonesia Hingga Pernah Dipukul Sapu Saat di Masjid
Inspirasi
Cerita Satu Keluarga di Jember yang Hobi Bersepeda, Sudah Explore Indonesia Hingga Pernah Dipukul Sapu Saat di Masjid

JEMBER, Radarjember.net - Kecintaannya terhadap sepeda mengantarkan Zulkarnain Marsoeki dan keluarga bisa bersepeda bersama keluarga di beberapa kota di Indonesia. Dari kayuhan pedal itulah, warga Sumbersari Jember itu juga bisa mengunjungi tempat-tempat indah nan menyenangkan. Mulai dari Jember, Lumajang, Banyuwangi, Yogyakarta, Bali hingga Lombok.

Zul, sapaan akrabnya memang senang bersepeda. Bahkan, saat usia muda dulu, dirinya mengajak pasangan-sekarang menjadi istri, Yeni Nuraini. Sejak menempuh pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Jember, keduanya memang sering bepergian dengan sepeda. Hobi itulah yang ditularkan hingga keempat anaknya. Jadi, sekeluarga memiliki hobi yang sama, bersepeda keliling Indonesia.

“Sebelum menikah, kami (Zul dan istri,Red) memang senang bersepeda. Saat istri jadi atlet pencak silat, saya antar-jemput dengan sepeda. Sampai sekarang, sepeda itu pun masih ada. Dan sesekali, kalau kami kangen masa-masa dahulu, kami gunakan sepeda itu,” ungkap Zul, saat ditemui di rumahnya, Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari, Rabu (12/6).

Sementara kepada anak-anaknya, dirinya tidak pernah memaksakan kehendak. Menurutnya, dunia anak-anak adalah dunia bermain. Meski demikian, dunia bermain itu tak boleh dibiarkan begitu saja.

“Di rumah ada fasilitas sepeda. Secara tidak langsung, anak-anak mendengarkan cerita kami dan menggunakan sepeda. Dari sanalah, mereka akhirnya suka sepeda. Walaupun dunianya bermain, tetapi kami tetap mengarahkan,” ujarnya.

Zul dan keluarga telah menempuh perjalanan jauh. Keinginannya adalah bersepeda dan explore Indonesia bagian Timur. “Sumbawa,” katanya.

Kata orang, lanjut Zul, pemandangan Sumbawa tiada duanya. Perbukitan hingga padang savana memanjakan mata. Oleh karena itu, dirinya bertekad membawa istrinya dan empat anaknya bersepeda ke sana.

Tentunya, itu bukan satu-satunya keinginan Zul di dunia sepeda. Ayah 43 tahun itu juga ingin mewujudkan rumah singgah dan masjid yang ramah bagi siapa saja, salah satunya pesepeda.

Hal itu tak hanya angan-angan saja. Sebab, beberapa tahun terakhir, dirinya menyulap kebun belakang rumah menjadi tempat nyaman yang menjadi lokasi singgah dan bermain para pesepeda.

Halaman

1   2  

Bagikan ke:

Berita Terkait