Selasa, 29 September 2026

:
:
Candi Deres Jember, Jejak Majapahit yang Dicengkeram Akar Beringin
Jember
Candi Deres Jember, Jejak Majapahit yang Dicengkeram Akar Beringin

Radarjember.net – Di balik rimbunnya pepohonan di Dusun Krajan, Desa Purwoasri, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, tersimpan sebuah peninggalan yang mengarah pada jejak peradaban Majapahit. Candi Deres kini hanya berupa reruntuhan, tetapi susunan bata kunonya menjadi pengingat bahwa wilayah Jember memiliki sejarah panjang sejak berabad-abad silam.

Bangunan ini tersusun dari batu bata berukuran besar yang menjadi salah satu ciri bangunan peninggalan masa Majapahit. Sebagian reruntuhannya bahkan kini tampak menyatu dengan alam karena ditopang sekaligus dicengkeram akar pohon beringin yang tumbuh di sekitarnya.

Keberadaan Candi Deres diperkirakan berkaitan dengan masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk, salah satu raja besar Majapahit. Candi tersebut diduga dibangun ketika Hayam Wuruk melakukan perjalanan tirtayatra mengelilingi Jawa Timur pada 1359 Masehi dengan jarak tempuh sekitar 1.700 kilometer.

Perjalanan panjang itu tercatat dalam Kitab Negarakretagama karya Mpu Prapanca yang turut mendampingi perjalanan sang raja. Catatan tersebut menjadi salah satu sumber penting dalam menelusuri perjalanan Hayam Wuruk sekaligus gambaran wilayah Jawa Timur pada masa Majapahit.

Kini, Candi Deres memang tidak lagi berdiri dalam bentuk bangunan utuh seperti gambaran sebuah candi pada umumnya. Namun, susunan reruntuhan bata yang masih tersisa tetap menyimpan nilai sejarah yang menarik untuk ditelusuri.

Posisi candi yang semakin menyatu dengan lingkungan sekitar justru membuat keberadaannya tidak mudah dikenali sebagai situs sejarah.

Reruntuhan yang tertutup pepohonan dan akar beringin tersebut membutuhkan perhatian agar cerita tentang Candi Deres tidak berhenti sebagai peninggalan yang terlupakan.

Bagi Jember, Candi Deres bukan sekadar tumpukan bata kuno di tengah pepohonan. Situs ini menjadi bagian dari jejak sejarah yang menunjukkan bahwa kawasan Jember memiliki keterkaitan dengan perjalanan peradaban Jawa pada masa Majapahit.

Karena itu, keberadaan Candi Deres penting untuk dikenali lebih luas oleh masyarakat, terutama sebagai bagian dari sejarah dan warisan budaya Jember.

Selain menarik untuk ditelusuri dari sisi sejarah, keberadaan reruntuhan ini juga dapat menjadi pintu masuk untuk mengenalkan jejak Majapahit yang masih tersisa di wilayah Jember.

 

Penulis: Faris Eka Pratama

Bagikan ke:

Berita Terkait