Rabu, 13 Mei 2026

:
:
Ijen Bondowoso Dikepung Banjir, Air Bersih Sulit, Warga Terpaksa Iuran Beli Air Kemasan
Peristiwa Bondowoso
Ijen Bondowoso Dikepung Banjir, Air Bersih Sulit, Warga Terpaksa Iuran Beli Air Kemasan

JAMPIT, Radarjember.net - Suara gemuruh itu datang bersamaan dengan derasnya hujan yang mengguyur sejak Sabtu pagi (28/6).'

Menjelang tengah malam, suara air semakin keras. Sekitar pukul 01.00 dini hari, warga Desa Jampit, Kecamatan Ijen, Bondowoso, terbangun dalam keadaan panik. 

Air bah setinggi lutut orang dewasa tiba-tiba masuk ke halaman rumah.

Kepala Dusun yang mengetahui kondisi tersebut, langsung berupaya membangunkan warga sekitar.

“Saya langsung bangun dan keliling membangunkan warga. Takut air masuk ke dalam rumah,” cerita Haryono Kepala Dusun Jampit. 

Baca juga: Pj Gubernur Jatim: Rumah Rusak Terdampak Banjir Bandang Bondowoso Akan Direhab

Ia memimpin warga untuk mengalihkan arus air ke lahan pertanian dengan alat seadanya.

Akibat hal tersebut sumber air utama yang biasa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari kini rusak total.

Saluran pipa dari Gunung Gempit yang menjadi andalan dua dusun Jampit dan Krepean tak mampu menahan derasnya air dan longsoran tanah. Pipa terputus, dan air bersih tak lagi mengalir.

Tiga hari sudah air bersih tak mengalir ke rumah-rumah warga.

Dapur menjadi sepi karena tak bisa masak. Kamar mandi menjadi saksi ketabahan, karena warga harus mengandalkan air hujan yang ditampung di ember, gentong, dan drum bekas.

Untuk air minum, warga terpaksa patungan membeli air kemasan.

Baca juga: Banjir Bandang di Bondowoso, Kalaksa BPBD: 12 Rumah Warga Terdampak

Sebagian lainnya menunggu bantuan dari desa atau pihak luar.

Kepala Desa Jampit, Dedi Andrianto, mengaku belum bisa mengirim tim ke sumber air karena medan masih berbahaya.

“Longsor masih terjadi. Curah hujan tinggi. Belum berani ke atas,” terangnya.

Akses jalan ke beberapa titik juga sempat tertutup lumpur dan bebatuan. Aktivitas ekonomi warga terganggu. Anak-anak sekolah harus diliburkan karena orang tuanya sibuk membersihkan rumah dan lahan. (ham/bud)

Bagikan ke:

Berita Terkait