JEMBER, Radarjember.net - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XIV Jatim bakal digelar pada November mendatang. Sejumlah cabang olahraga (cabor) telah mempersiapkan diri. Salah satunya cabor sepak bola. Kemarin (3/9), seleksi terbuka para pemain dari usia pelajar digelar di Stadion Notohadinegoro Patrang.
Sekretaris Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Jember Andik Slamet menyebut, ada 450 pelajar seluruh Jember yang ikut seleksi terbuka. Mereka bakal menjalani sejumlah tahapan seleksi, mulai dari seleksi administrasi dan seleksi game. Nantinya tim penjaring atau talent scouting akan membidik 60 nama pemain.
Andik menyebut, seleksi ini sebagai persiapan menjelang Popda XIV Jatim. Meski masih digelar di November, pihaknya menyiapkannya lebih dahulu. Sebab, setelah seleksi masih ada tahapan lainnya sebelum tim terbentuk. Khususnya pemain yang ikut dalam Liga Pelajar, yang digelar akhir pekan ini.
“Kami akomodir dari lembaga sekolah yang tidak ikut Liga Pelajar melalui seleksi terbuka. Tujuannya nanti promdeg (promosi dan degradasi). Jadi pemain yang lolos hari ini (kemarin,Red) tidak langsung memperkuat tim Popda. Tetapi masih ada promosi dan degradasi di Liga Pelajar,” katanya.
Sehingga seleksi tim Sepak Bola Popda ini tidak berdiri sendiri. Artinya, lanjut Andik, ada keterkaitan dan keberlanjutan dari seleksi Popda ke Liga Pelajar. Sehingga tim akan lebih solid dan matang.
“Hasil seleksi akan kami laporkan ke Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga) Jember. Tetapi sementara akan kami kirimkan dulu jumlahnya. Mengenai nama-namanya, masih belum. Karena ada promdeg,” jelasnya.
Nilai dari Beragam Sisi
ADA empat pelatih talent scouting yang menyeleksi para pemain pelajar tim sepak bola Popda Jember. Yakni Sugeng Sudibyo sebagai head coach berlisensi pelatih B, Adi Tatang, pelatih SMP dengan lisensi C, M Sofyan, pelatih SMA/SMK dan pelatih kiper Jakfar yang masing-masing memiliki lisensi D.
Sugeng mengatakan, dalam seleksi game, para pemain bermain sesuai posisi yang sudah ditentukan. Ini layaknya bermain 11 vs 11 namun dengan waktu yang lebih singkat. Itu untuk menilai kemampuan keseluruhan pemain. Baik secara individu maupun tim.
“Kita nilai dari skill, visi dan misi, kecerdasan pemain, fisik, postur tubuh, mental dan attitude. Postur jadi perhatian juga, terutama tinggi. Karena standarnya 175 sentimeter. Nanti kami akan ambil mengerucut ke 20 pemain sesuai regulasi,” jelasnya. (kin)
Foto: Sidkin Ali/Radar Jember
Keterangan Foto: Para pemain usia pelajar saat mengikuti seleksi tim sepak bola Jember untuk Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jatim di Stadion Notohadinegoro, Selasa (3/9).
Bagikan ke: