Selasa, 12 Mei 2026

:
:
Perdana Digelar di Jember, Hari Aksara Nusantara Bakal Dideklarasikan, Ini Rinciannya
Jember
Perdana Digelar di Jember, Hari Aksara Nusantara Bakal Dideklarasikan, Ini Rinciannya

JEMBER, Radarjember.net - Kabupaten Jember bakal menjadi inisiator sekaligus tuan rumah peringatan Hari Aksara Nusantara (Haktara). Peringatan itu akan digelar pada Jumat hingga Sabtu, 30 – 31 Agustus mendatang. Ini merupakan penyelenggaraan pertama dan perdana di Indonesia.

Selama ini, Indonesia belum pernah menetapkan Hari Aksara Nusantara. Yang ada hanya Hari Aksara Internasional atau Hari Literasi Internasional yang diperingati pada 8 September setiap tahunnya. Oleh karena itu, untuk pertama kalinya, deklarasi Hari Aksara Nusantara akan digelar di Jember.

Inisiator Hari Aksara Nusantara Ade Sidiq Permana mengatakan, gagasan ini telah muncul lama dan menjadi pembahasan komunitas sastra serta museum yang ada di Jember. Gagasan ini pun disampaikan ke Pemkab Jember. Hasilnya positif. Pemkab menyambut baik peringatan Hari Aksara Nasional.

“Komunikasi intens terus dilakukan dengan Pemkab Jember. Saat kami diundang audiensi dengan bupati Jember, kami paparkan mengenai museum dan keaksaraan, ternyata diapresiasi,” katanya saat dihubungi, Selasa (27/8).

Pria yang juga pendiri Museum Huruf Jember itu menerangkan, deklarasi ini sebagai bagian dari upaya pelestarian aksara yang tersebar di seluruh Nusantara. Ini juga untuk menghargai kekayaan aksara dan khasanah bahasa di Indonesia. Sehingga pengetahuan dan eksistensi aksara semakin terlihat.

Dia menyebut, deklarasi dan pameran aksara serta manuskrip digelar di Pendapa Wahyawibawagraha. Sementara rangkaian acara lain seperti diskusi dan ngaji aksara akan dilaksanakan di Museum Huruf Jember. “Kami juga gelar secara hybrid. Karena deklarasi akan melibatkan semua pemangku kepentingan, museum dan pegiat literasi-aksara di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu Asisten Administrasi Umum Setda Jember Harry Agustriono saat memimpin rakor persiapan Haktara 2024 mengatakan, persiapan makin dimatangkan. Sebab, penyelenggaraan ini menjadi yang pertama kali digelar di Indonesia. Itu difokuskan agar pelaksanaannya lancar.

“Karena ini yang pertama, maka persiapannya harus betul-betul matang,” pungkasnya. (kin)

Bagikan ke:

Berita Terkait