Kulit Bocah di Jember Melepuh usai Makan Tongkol dan Mandi di Sungai
AMBULU, Radarjember.net – Kulit seorang bocah berusia 14 tahun melepuh setelah mengonsumsi ikan tongkol dan mandi di aliran irigasi di Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember. Hal tersebut terjadi sejak satu pekan lalu. Karena kondisinya tak kunjung membaik, akhirnya keluarganya membawa ke puskesmas dan dirujuk ke RSD dr Soebandi Jember.
Paman korban, Mohammad Hafianto, menerangkan, keponakannya yang bernama MAP itu memang kulitnya melepuh. Sebelumnya, dia diketahui mandi di aliran irigasi bersama teman-temannya.
Setelah pulang, MAP mengeluhkan matanya panas. Disusul dengan kulitnya yang melepuh hampir di sekujur tubuhnya. “Kami obati dengan obat tetes mata di apotek. Saya kira sakit mata biasa,” ujarnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember dr Hendro Sorlistijono mengatakan, melepuhnya kulit korban terjadi tujuh hari sebelum MAP masuk rumah sakit. Namun, bocah tersebut sebelumnya juga mengonsumsi ikan tongkol di rumahnya.
“Korban mengaku pada bagian bibir dan seluruh badan gatal-gatal. Kemudian, kulitnya mulai melepuh di beberapa tempat,” jelas dr Hendro.
Karena dianggap alergi biasa, keluarga tidak langsung membawa MAP untuk berobat ke fasilitas kesehatan. Baru setelah muncul bintik-bintik merah, keluarga merasa ketakutan sehingga langsung dibawa ke puskesmas terdekat. “Setelah diberikan obat, tidak ada perkembangan. Akhirnya dikirim ke rumah sakit,” tuturnya.
Untuk mengetahui penyebab pasti melepuhnya kulit bocah itu, Dinkes sedang memeriksa air tempat korban mandi. Hasilnya baru akan diketahui dalam beberapa hari mendatang.
Selain itu, dr Hendro juga menegaskan, berdasarkan hasil skin test yang dilakukan oleh rumah sakit, korban mengalami hal itu bukan karena alergi obat. Ditambah gejalanya sudah muncul beberapa hari sebelum obat diberikan.
“Untuk sementara, sambil menunggu hasil pemeriksaan air, bahwa penyebabnya sementara adalah alergi makanan,” pungkasnya. (ham/c2/dwi)
Fotografer: Ilham Wahyudi/Radar Jember
Reporter: Ilham Wahyudi
Bagikan ke: