Selasa, 06 Oktober 2026

:
:
Air Terjun Tancak Jember: Trekking 2 Kilometer Menuju Air Terjun Setinggi 82 Meter di Lereng Argopuro
Wisata
Air Terjun Tancak Jember: Trekking 2 Kilometer Menuju Air Terjun Setinggi 82 Meter di Lereng Argopuro

 

JEMBER, Radarjember.net – Jember tidak hanya memiliki hamparan pertanian dan aktivitas perkotaan, tetapi juga menyimpan destinasi alam di lereng Gunung Argopuro. Salah satunya Air Terjun Tancak di Desa Suci, Kecamatan Panti, yang menawarkan udara sejuk sekaligus jalur trekking yang cukup menantang.

Berada di ketinggian sekitar 900 meter di atas permukaan laut, kawasan Air Terjun Tancak masih dikelilingi hutan dan perkebunan kopi. Dari pusat Kota Jember, perjalanan menuju lokasi dapat ditempuh sekitar satu jam menggunakan kendaraan, tetapi perjalanan belum selesai karena pengunjung harus melanjutkan dengan berjalan kaki.

Air Terjun Tancak mulai dikenal sebagai tempat wisata sekitar 2017 dan kemudian menjadi salah satu pilihan rekreasi bagi masyarakat. Pengembangan kawasan ini juga berkaitan dengan upaya mengatasi dampak banjir besar yang pernah melanda Desa Suci pada 2006.

Nama Tancak sendiri diambil dari kawasan pegunungan yang menjadi sumber aliran air terjun tersebut. Selain menawarkan panorama alam, keberadaannya juga berkaitan erat dengan lingkungan dan kawasan hutan di sekitarnya.

Daya tarik utama Air Terjun Tancak adalah aliran air yang jatuh dari ketinggian sekitar 82 meter di tengah kawasan hijau. Derasnya air yang menghantam bagian bawah menghasilkan suara gemuruh yang berpadu dengan suasana hutan, sementara suhu kawasan berkisar 18 hingga 25 derajat Celsius.

Namun, untuk mencapai titik air terjun, pengunjung harus menempuh trekking sekitar 2 hingga 3 kilometer dari area parkir. Perjalanan yang memakan waktu kurang lebih satu jam itu melewati jalan berbatu, tanjakan, hingga sejumlah bagian jalur yang licin.

Tantangan tersebut semakin terasa ketika musim hujan tiba karena kondisi jalur menjadi lebih licin dan pengunjung perlu mewaspadai keberadaan lintah. Karena itu, waktu kunjungan juga perlu diperhatikan agar perjalanan menuju air terjun dapat dilakukan dengan pencahayaan yang cukup.

Meski cukup menguras tenaga, rasa lelah biasanya terbayar ketika pengunjung tiba di lokasi air terjun. Air yang jatuh dari tebing tinggi dengan latar pepohonan hijau menciptakan suasana alami yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Dari sisi biaya, Air Terjun Tancak juga relatif terjangkau dengan tiket masuk sekitar Rp3.000 per orang. Biaya parkir sekitar Rp2.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil, sementara kawasan wisata disebut terbuka selama 24 jam.

Meski demikian, pengunjung lebih disarankan datang pada siang hari karena kondisi jalur trekking lebih mudah terlihat dan relatif aman dilalui. Di sekitar kawasan juga tersedia sejumlah fasilitas dasar seperti kedai makanan, toilet, dan tempat ibadah.

Tidak hanya menawarkan pemandangan, kawasan Air Terjun Tancak juga memiliki nilai ekologis yang penting. Penelitian di kawasan tersebut menemukan 29 jenis tumbuhan air dari berbagai famili, termasuk Araceae dan Oxalidaceae, sementara aliran sungainya menjadi habitat bagi sejumlah ikan dan serangga air.

Halaman

1   2  

Bagikan ke:

Berita Terkait