SUMBERSARI, Radar Jember - Halaman Rektorat Universitas Jember (Unej), kemarin, berbeda dari biasanya. Setelah senam pagi yang diikuti lebih dari 1.500 warga, kampus seketika bak pasar rakyat ketika peserta menyerbu 40 stand UMKM yang berjajar di pelataran.
Aroma kuliner rumahan, senyum para pelaku usaha, dan antusiasme pengunjung berpadu satu mempertemukan kampus dengan denyut ekonomi rakyat. Pada momen inilah kolaborasi antara dunia pendidikan, perbankan, dan UMKM tampak nyata dan hidup. Kampus pun jadi rumah UMKM.
Ketua UKM IKM Nusantara Jatim Rendra Wirawan menjelaskan, event ini bukan sekadar gelaran biasa, melainkan upaya membangun sinergi berkelanjutan.
Puluhan UMKM ini dipertemukan langsung dengan berbagai perbankan dan masyarakat luas. Seluruh produk itu telah dibeli, sehingga masyarakat bisa menikmatinya secara gratis melalui kupon yang telah dibagikan.
“Dari tujuan kerja sama ini kami kolaborasikan semangat UMKM yang ingin berkembang, perbankan support dari sisi pendanaan. Lalu lembaga pendidikan seperti Unej memberi ruang tridharma perguruan tinggi,” ujarnya.
Rendra menambahkan, kolaborasi ini semakin kuat karena adanya dukungan promosi dari bank.
Media sosial menjadi jembatan agar produk UMKM bisa dikenal luas, sementara kesepakatan kerja sama akan berlangsung selama dua tahun.
“Ini yang akan kami kembangkan. Kami sudah jalin kerja sama dengan kampus dan perbankan. Harapannya ini bisa berkelanjutan dan kampus bisa menjadi rumah UMKM,” terangnya.
Keterlibatan UMKM di lingkungan kampus bukan hal baru. Selama beberapa tahun terakhir, UKM IKM Nusantara telah menjadi mitra dalam berbagai kegiatan mahasiswa.
Mereka menerima peserta magang, membuka ruang belajar langsung di industri, dan memberikan pengalaman nyata bagi pelajar yang tertarik pada dunia usaha.
“Kami juga memberikan pelatihan langsung agar mereka belajar pada industri, khususnya UKM IKM Nusantara,” ungkapnya.
Ia percaya, kampus adalah ruang yang tepat untuk memperkenalkan etos kerja dan keberanian berinovasi kepada generasi muda.
Karena itu, perluasan kerja sama menjadi langkah yang dianggap penting. Sehingga kolaborasi ini akan memperkuat tridharma perguruan tinggi, membukakan ruang pemasaran bagi UMKM, dan memastikan dukungan permodalan dari perbankan berjalan efektif.
“Kami ingin UMKM benar-benar terukur, terarah, dan siap untuk persiapan ekspor yang akan datang," harapnya. (kin)
Bagikan ke: